Binhad Nurrohmat

going within…

Kemaluanmu Sangat Besar

Posted by binhad on Feb-19-2009

Teman saya, seorang gadis dari Leiden, sedang belajar Bahasa Indonesia. Dia pernah bertanya pada saya tentang kata sifat berimbuhan ke-an yang menjadi kata benda, misalnya “gairah” menjadi “kegairahan”.

Saya pernah mengundang teman saya itu minum di sebuah kedai dan kami mengobrol dalam Bahasa Indonesia hingga larut malam. Menjelang pulang, saya memanggil pelayan kedai itu untuk membayar minuman. Saya merogoh saku pantalon saya dan saya tak mendapati dompet saya. Saya bingung dan wirang. Teman saya itu bilang tanpa sungkan, “Ah, tak masalah. Itu cuma kecelakaan. Santai saja. Saya tahu kemaluanmu sangat besar…”. Read the rest of this entry »

Homo blogetensis

Posted by binhad on Nov-10-2008

Langit itu kosong

Aku bungkam keheningan

dalam jazz dan nikotin.

(Soebagio Sastrowardoyo, sajak “Abad 20”)

 

Inilah fatwa saya hari ini: Sudah menjadi takdir blog ada di bumi dan merenggut banyak waktu dan tenaga ummat manusia abad ini, tapi mereka merasa bahagia. Bahkan ketika kesepian menyergap sekujur perasaan mereka, blog kerap menjadi juru selamat yang menghibur. Mulailah memperhitungkan blog sebagai penurun angka bunuh diri di zaman penuh kecamuk rasa hampa ini. Read the rest of this entry »

Bawuk di Korea

Posted by binhad on Nov-7-2008

Cuaca musim ini memaksa saya mengurung diri di kamar atau di perpustakaan yang tak sampai seratus jangkah dari gedung penginapan saya. Suhu udara di Korea terus melorot mendekati 0 derajat Celsius. Daun-daun semarak kuning menyala atau jingga tua bertengger di ranting-ranting, sebagian rontok mewarnai tanah dan beton kaki-lima. Julangan pohon-pohon di musim ini bukan lagi barisan tumbuhan, melainkan hamparan seni rupa alam. Saya tak lagi berjalan-jalan sore seperti pada musim panas kemarin karena kini cuaca selalu memaksa langkah saya menjadi setengah berlari, berlari dari siksaan dingin yang menderu dan mencakar sekujur saya. Musim ini tampak indah dan sekaligus menyebalkan. Read the rest of this entry »

The Legend of Warung Alex

Posted by binhad on Oct-30-2008

Saya mampir ke Warung Alex pertama kali pada tahun 2000 Masehi. Lokasi warung ini di dalam kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Nama “resmi” warung ini adalah Pondok Rasa Cipta Selera (seperti yang tertulis di papan nama di depan warung ini). Nama resmi warung ini sepertinya terlupakan atau setidaknya tak populer. Salah seorang pengelola warung ini seorang lelaki asli Tegal yang biasa disapa Alex (saya tak tahu namanya yang sebenarnya dan dia meninggal dunia di warung ini pada awal tahun 2008). Lelaki itu adalah keponakan pemilik warung ini. Kemungkinan besar asal-usul sebutan “Warung Alex” dari nama sapaan lelaki itu. Warung ini kadang pula disebut Kampus Lidah Buaya, tapi sebutan ini kian jarang terdengar. Read the rest of this entry »

Bertemu Marno II

Posted by binhad on Oct-27-2008

Setelah meninggalkan masjid di Itaewon itu, Marno & Jane berjalan sambil bergandeng tangan. Sesekali pasangan itu berhenti mengamati barang-barang dagangan yang dijaja di tepi trotoar dan membeli minuman kaleng. Mereka juga singgah dan duduk-duduk di bangku taman. Hawa Korea kian dingin. Pohon-pohon gingko yang banyak tumbuh di sisi jalan raya mulai rontok daun. Dari berita cuaca yang saya peroleh, musim dingin tak lama lagi datang. Read the rest of this entry »

Hantu Pemakan Tempe Goreng

Posted by binhad on Oct-22-2008

Saya tak mengibul atau berniat menakuti siapa pun. Ini hanya kisah nyata yang pernah saya alami pada tahun 1997. Kisah nyata ini bangkit dari kolong ingatan saat saya menguntit Marno di Korea (bagian awal tentang Marno ada di laporan saya sebelumnya, “Bertemu Marno I”). Kisah nyata ini terjadi di satu rumah sewa di Condong Catur, Yogyakarta. Saat itu umur saya 21 tahun. Bagaimanakah kisahnya? Read the rest of this entry »

Bertemu Marno I

Posted by binhad on Oct-20-2008
Marno bukan teman saya. Saya pernah bertemu pria itu di Lampung, Yogyakarta, Medan, Surabaya, dan Jakarta. Banyak teman sebaya saya maupun yang lebih tua menyebut nama itu seperti nama orang penting atau tokoh besar. Konon Marno pernah tinggal di sebuah apartemen di Manhattan, Amerika selama sekian tahun dan selama itu dia berpacaran dengan Jane. Saat itu negeri Marno masih dipimpin Soekarno alias Bung Karno. Saya tak tahu nama lengkap Marno, barangkali Soemarno atau Marno saja. Saya juga tak tahu nama lengkap Jane, barangkali Jane cuma nama sapaan. Banyak nama orang di Amerika mengandung unsur Jane, misalnya Jane Fonda atau Janet Jackson.  Marno orang Jawa, setidaknya dari namanya. Jane warga Manhattan yang bercerai dengan suaminya sejak sebelum dikencani Marno. Pasangan ini punya banyak perbedaan, tapi mereka bahagia. Read the rest of this entry »

“Darah Muda” Menggoyang Amerika

Posted by binhad on Oct-15-2008

Raja dangdut Rhoma Irama (61) menggoyang warga Indonesia di Wisma Indonesia, Washington DC, Amerika Serikat, Senin (13/10) malam waktu setempat. Hasil penjualan tiket dari pertunjukan dangdut ini untuk dana kemanusiaan di Indonesia. Read the rest of this entry »

Cerita Lebaran Sahabat Yudi

Posted by binhad on Sep-30-2008

Seorang sahabat memohon kepada pembantunya, ”Tolonglah, Lebaran ini tak mudik. Giliran saya pulang kampung. Nanti saya lipatkan gajimu.” Sang pembantu berkata, ”Maaf Tuan, saya tak mau.” Sang majikan merayu, ”Sudah dua puluh lima tahun saya tak pulang, sedangkan kamu setiap tahun.” ”Tapi, Tuan bisa berbahagia setiap hari, sedangkan kebahagiaan saya hanya setahun sekali.”

Maut Situmorang

Posted by binhad on Sep-29-2008

Malam lebaran, kata penyair Sitor Situmorang, “bulan di atas kuburan”. Barangkali Sitor tak menyangka puisi pendek ini melahirkan tafsir panjang dan bermacam-macam serta klop dengan keadaan sekarang yang pada menjelang lebaran banyak pemudik tertimpa musibah di jalan raya dan tiba di kampung halamannya sebagai jenazah. Read the rest of this entry »