Kemaluanmu Sangat Besar

Teman saya, seorang gadis dari Leiden, sedang belajar Bahasa Indonesia. Dia pernah bertanya pada saya tentang kata sifat berimbuhan ke-an yang menjadi kata benda, misalnya “gairah” menjadi “kegairahan”.

Saya pernah mengundang teman saya itu minum di sebuah kedai dan kami mengobrol dalam Bahasa Indonesia hingga larut malam. Menjelang pulang, saya memanggil pelayan kedai itu untuk membayar minuman. Saya merogoh saku pantalon saya dan saya tak mendapati dompet saya. Saya bingung dan wirang. Teman saya itu bilang tanpa sungkan, “Ah, tak masalah. Itu cuma kecelakaan. Santai saja. Saya tahu kemaluanmu sangat besar…”. Contine reading