The Legend of Warung Alex

Saya mampir ke Warung Alex pertama kali pada tahun 2000 Masehi. Lokasi warung ini di dalam kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Nama “resmi” warung ini adalah Pondok Rasa Cipta Selera (seperti yang tertulis di papan nama di depan warung ini). Nama resmi warung ini sepertinya terlupakan atau setidaknya tak populer. Salah seorang pengelola warung ini seorang lelaki asli Tegal yang biasa disapa Alex (saya tak tahu namanya yang sebenarnya dan dia meninggal dunia di warung ini pada awal tahun 2008). Lelaki itu adalah keponakan pemilik warung ini. Kemungkinan besar asal-usul sebutan “Warung Alex” dari nama sapaan lelaki itu. Warung ini kadang pula disebut Kampus Lidah Buaya, tapi sebutan ini kian jarang terdengar. Contine reading

Bertemu Marno II

Setelah meninggalkan masjid di Itaewon itu, Marno & Jane berjalan sambil bergandeng tangan. Sesekali pasangan itu berhenti mengamati barang-barang dagangan yang dijaja di tepi trotoar dan membeli minuman kaleng. Mereka juga singgah dan duduk-duduk di bangku taman. Hawa Korea kian dingin. Pohon-pohon gingko yang banyak tumbuh di sisi jalan raya mulai rontok daun. Dari berita cuaca yang saya peroleh, musim dingin tak lama lagi datang. Contine reading

Hantu Pemakan Tempe Goreng

Saya tak mengibul atau berniat menakuti siapa pun. Ini hanya kisah nyata yang pernah saya alami pada tahun 1997. Kisah nyata ini bangkit dari kolong ingatan saat saya menguntit Marno di Korea (bagian awal tentang Marno ada di laporan saya sebelumnya, “Bertemu Marno I”). Kisah nyata ini terjadi di satu rumah sewa di Condong Catur, Yogyakarta. Saat itu umur saya 21 tahun. Bagaimanakah kisahnya? Contine reading

Bertemu Marno I

Marno bukan teman saya. Saya pernah bertemu pria itu di Lampung, Yogyakarta, Medan, Surabaya, dan Jakarta. Banyak teman sebaya saya maupun yang lebih tua menyebut nama itu seperti nama orang penting atau tokoh besar. Konon Marno pernah tinggal di sebuah apartemen di Manhattan, Amerika selama sekian tahun dan selama itu dia berpacaran dengan Jane. Saat itu negeri Marno masih dipimpin Soekarno alias Bung Karno. Saya tak tahu nama lengkap Marno, barangkali Soemarno atau Marno saja. Saya juga tak tahu nama lengkap Jane, barangkali Jane cuma nama sapaan. Banyak nama orang di Amerika mengandung unsur Jane, misalnya Jane Fonda atau Janet Jackson.  Marno orang Jawa, setidaknya dari namanya. Jane warga Manhattan yang bercerai dengan suaminya sejak sebelum dikencani Marno. Pasangan ini punya banyak perbedaan, tapi mereka bahagia. Contine reading