Binhad Nurrohmat

going within…

Cerita Lebaran Sahabat Yudi

Posted by binhad on Sep-30-2008

Seorang sahabat memohon kepada pembantunya, ”Tolonglah, Lebaran ini tak mudik. Giliran saya pulang kampung. Nanti saya lipatkan gajimu.” Sang pembantu berkata, ”Maaf Tuan, saya tak mau.” Sang majikan merayu, ”Sudah dua puluh lima tahun saya tak pulang, sedangkan kamu setiap tahun.” ”Tapi, Tuan bisa berbahagia setiap hari, sedangkan kebahagiaan saya hanya setahun sekali.”

  1. Ndari Wates Said,

    Matur nuwun, Bung. Telah bertandang ke blog-ku. (blog-ku dikunjungi penyair besar, Dab!).
    Oleh-olehnya dari Korea apaan nih ya.
    Salam kenal!

    Tabik,
    Ndari

  2. BINHAD Said,

    Sama-sama. Blogmu bersahaja. Kabar tentang Rumah Kata alias Baitul Kilmah itu mencantol hatiku, je. Oleh-olehku dari Korea sajak-sajak menggairahkan. Selamat Idul Fitri ya.

  3. aulia Said,

    Bukan saya kan y :D.. salam mampir

  4. binhad Said,

    Buat siapa aja yang bernama Yudi maupun bukan Yudi he-he.
    Makasih sudah mampir. Berkah selalu ya.

  5. musafirmuda Said,

    Bung, cerita ini sungguh pendek. Tapi, dalam kependekan cerita ini mengandung kedalaman refleksi yang sungguh inspiratif. Aku izin mampir lagi. Lagi. Lagi. Dan lagi di sofa empukmu ini. Salam kenal!

  6. binhad Said,

    Makasih sudah mampir. By the way, itu bukan cerita karangan saya, melainkan kutipan cerita sahabat saya dan saya berbagi ke yang lain. Salam kenal juga.

  7. blontank poer Said,

    apa kowe juga berlebaran di korea?
    kalau iya, terus critane piye, dong?!?

  8. binhad Said,

    Ora ono Lebaran ning Korea. Anyep tenan.
    Ceritane dowooooooooo tenan, Kang.

Add A Comment